| Blue ocean Strategy |
Pengertian strategi samudra biru menurut W. Chan Kim dan Renee Mauborgne:
“Bagaimana
membuat ruang pasar yang belum terjelajahi, yang bisa menciptakan
permintaan dan memberikan peluang pertumbuhan yang sangat menguntungkan.
Intinya, bagaimana bersaing dengan tangkas dalam kompetisi; bagaimana
secara cerdik membaca persaingan, menyusun strategi dan kerangka kerja
yang sistematis guna menciptakan samudra biru”
Definisi
yang dikemukakan diatas menjelaskan bahwa strategi samudra biru bukan
strategi untuk memenangkan persaingan akan tetapi strategi untuk keluar
dari dunia persaingan dengan mencitakan ruang pasar yang baru dan
membuat pesaing dan kompetisi menjadi tidak relevan.
Selain samudra biru ada istilah samudra merah
yang menjadi kebalikan dari samudra biru. Kebanyakan samudra biru
diciptakan dari dalam samudra merah dengan cara memperluas
batasan-batasan industri yang sudah ada.
Setiap strategi pasti beresiko, Strategi selalu melibatkan peluang dan resiko, baik itu inisiatif samudra biru maupun samudra merah.
Oleh karena itu samudra biru memerlukan kerangka kerja analitis untuk
menciptakan samudra biru dan prinsip-prinsip untuk mengelola resiko
secara efektif.. Kerangka kerja analitis tersebut adalah:
1. Kanvas Strategi
Kanvas
strategi adalah kerangka aksi sekaligus diagnosis untuk membangun
strategi samudra biru yang baik. Kanvas strategi berfungsi untuk
merangkum situasi terkini dalam ruang pasar yang sudah dikenal.Kanvas strategi ini akan memberikan sebuah peta untuk memahami faktor-faktor apa yang menjadi ajang persaingan.
2. Kerangka Kerja Empat Langkah
Kerangka kerja empat langkah merupakan alat untuk memperoleh big value berbasis lower cost dan
merekontruksi elemen-elemen pembeli dalam membuat kurva nilai baru.
Untuk itu, adaempat pertanyaan kunci untuk memnbuat suatu kurva nilai
baru :
§ Faktor apa saja yang harus dihapuskan dari factor-faktor yang telah diterima begitu saja olej industri?
§ Faktor apa saja yang harus dikurangi hingga dibawah standard industri?
§ Faktor apa saja yang harus ditingkatkan hingga diatas industri?
§ Faktor apa saja belum pernah ditawarkan industri sehingga harus diciptakan?
Pertanyaan-pertanyaan diatas akan memberikan sebauh wawasan baru untuk menciptakan sebuah kurva nilai baru.
3. Skema Hapuskan-Kurangi-Tingkatkan-Ciptakan
Skema
ini adalah alat analisis pelengkap bagi kerangka kerja empat langkah.
Skema ini mendorong perusahaan untuk tidak hanya menanyakan empat
pertanyaan dalam kerangka kerja empat langkath, tetapi
mengimplementasikan keempat pernyataan tersebut untuk menciptakan suatu
kurva nilai baru. Skema ini meberikan empat manfaat, yaitu :
§ Mendorong perusahaan untuk mengejar differensiasi dan biaya murah secara bersamaan
§ Dengan segera menghantam perusahaan yang hanya berfokus pada upaya meningkatkan dan menciptakan
§ Skema ini dengan mdah akan dipahami oleh manager di setiap level
§ Skema ini mendorong perusahaan untuk menganalisis setiap factor industri yang menjadi ajangkompetisi
4. Tiga Ciri Strategi yang Baik
Sebagaimana ditunjukan oleh kanvas strategi, kurva nilai memiliki tiga kualitas yang saling melengkapi :
§ Fokus
Setiap
strategi yang hebat memiliki fokus, dan suatu profil strategis atau
kurva nilai perusahaan harus jelas dengan jelas menunjukkan fokus
tersebut.
§ Divergensi/Gerak Menjauh
Dengan
menciptakan empat langkah kurangi, hilangkan, tambahkan, dan ciptakan,
satrategi ini membedakan profile mereka dari profile umum industri
§ Moto yang Memikat
5. Membaca Kurva Nilai
Kanvas
strategi memungkinkan perusahaan untuk melihat masa depan dan
masa kini. Untuk bisa melakukan ini, perusahaan hars memahami cara
membaca kurva nilai. Yang ada dalam suatu kurva nilai adalah banyaknya pengetahuan strategis mengenai status terkini dan masa depan sebuah bisnis.
source: http://ncut.wordpress.com/2007/11/03/strategi-samudra-biru-blue-ocean-strategy/
No comments:
Post a Comment